Minggu, 18 Oktober 2015

CB : SDN Utan Kayu Selatan 27 Pg Part 2


Pendataan dan Validasi Realisasi Kartu Jakarta Pintar dan 8355
di SDN Utan Kayu Selatan 27 Pg Jakarta 
dalam Penerapan Mata Kuliah Character Building bersama
Teach For Indonesia


1. Bagian Awal
Kelas : LB 51
Dosen : D5050 - Jamson Siallagan, S.Th., M.A., M.Th.
Waktu : Selasa, 13 Oktober 2015
Pukul : 09.00 - 14.00
Lokasi : SDN Utan Kayu Selatan 27 Pg
PIC : Drs. Suherman, M.M

Tim yang hadir :
Ketua : Harys Kristanto - 1701321525
Anggota :
1. Indira Ayu Mutiara Sari – 1701321203
2. Irma Rosita - 1701328191
3. Nanda Fitria Chantika - 1701328153
4. Ovelia Liesye - 1701328456
5. Reggy Fachruroji - 1701326476
6. Zenia Kana Paramitha - 1701321443

Reggy - Zenia - Indira - Bapak Suherman - Ovelia - Nanda - Harys


2. Bagian Isi
A. Tentang Character Buliding : Professional Development
Pengantar Etika Terapan
Modernisasi telah mendorong berbagai perubahan di dalam masyarakat. Tidak hanya alam, modernitas juga telah mengubah pola-pola hubungan sosial. Perubahan-perubahan tersebut tidak hanya menyentuh aspek material saja. Pandangan-pandangan hidup dan moralitas juga mengalami perubahan.
Secara etimologis etika dan moral memiliki arti yang sama. Moral berasal dari latin 'mos'  atau 'mores' (bentuk jamak). Bila diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia memiliki arti kebiasaan atau adat istiadat. Kata 'moral' juga memiliki arti yang sama. 
Velasquez mengemukakan bahwa kita dapat mendefinisikan moralitas sebagai 'the  standards that an individual or a group has about what is right and wrong, or good and evil.' 
Ethics is the activity of examining one's moral standards or the moral standards of a society, and asking how these standards apply to our lives and whether these standards are reasonable or unreasonable, that is, whether they are supported by good reasons or poor ones. (Velasquez 1998:11)
Bertens (1997:295) menegaskan bahwa etika terapan bukanlah suatu pendekatan ilmiah yang pasti seragam. Etika terapan tidak menyediakan suatu metode yang siap pakai yang bisa dimanfaatkan begitu saja oleh setiap orang yang berkecimpung di bidang ini.
B. Persiapan
Kami melakukan persiapan dengan mendatangi TFI terlebih dulu untuk meminta kelengkapan data pada Jumat, 9 Oktober 2015. Setelah seluruhnya lengkap, kami berencana untuk mendatangkan langsung pada hari H, namun kami sudah menginfokan kedatangan kami kepada pihak sekolah melalui telepon. Hari selasa pukul 08.00 pagi kami sudah janjian untuk berkumpul langsung disekolah. 
Setelah kami sampai di SD tersebut, kami disambut hangat oleh Bapak Suherman selaku kepala sekolah SDN Utan Kayu Selatan 27 Pg. Harys selaku ketua kelompok memberikan penjelasan tentang maksud dan tujuan kami di sekolah tersebut, setelah Bapak Suherman mengerti tujuan dan maksud kami, beliau mengizinkan kami untuk melakukan survey tentang kjp dan 8355. Akhirnya dengan perizinan beliau kami dapat melaksanakan tugas dengan tenang.  

C. Metode Pengajaran SDN Utan Kayu Selatan 27 Pg
Semua sudah tampak baik dengan didukung dengan pengajar yang baik membuat suasana ruang belajar mengajar menjadi kondusif dan seluruh anak terlihat bersungguh-sungguh untuk menerima pelajaran. Yang mungkin perlu diperbaiki adalah kondisi sekolah yang mulai rusak termakan usia, maka dari itu perlu diperbaiki pada beberapa titik. Namun sejauh ini anak-anak murid masih menerima kondisi tersebut namun mereka berkata ada keinginan dari mereka bahwa kondisi kelas tersebut perlu diperbaiki.

D. Bukti Lampiran Survey Eksternal dan Internal
> Survey Eksternal


> Survey Internal
Harys sebagai ketua kelompok dapat menjadi panutan kami karena sikap dia yang sangat antusias terhadap tugas yang diberikan ini menjadikan dia sebagai orang yang memiliki sikap terbaik diantara kelompok kami. Dia datang tepat waktu lebih cepat daripada yang lain, ide-ide dia untuk menyelesaikan tugas ini dapat terlaksana dengan baik, membuat kami cepat mengerti apa yang harus dilakukan, sikap gigihnya terhadap penyelesaian tugas terlihat ketika dia meminta izin kepada pihak sekolah dan bertemu langsung dengan kepala sekolah, sikap ramah dan memiliki etika yang tinggi memang terdapat pada diri ketua kelompok kami. 
Yang perlu diperbaiki adalah anggotanya, karena sempat bingung ketika diberikan tugas oleh Harys, namun Harys selalu memberikan responsif yang baik ketika seluruh anggota memiliki keluhan pada saat di lapangan.

3. Bagian Penutup
3. 1 Hasil Kegiatan
8355 :
Dapat disimpulkan bahwa data 8355 yang kami lihat di dinas dan di sekolah tersebut tidak memiliki perbedaan, keduanya cocok dan tidak ada bentuk perubahan data sama sekali.

3. 2 Kesimpulan
kesimpulannya adalah kita dapat memahami dengan baik bagaimana berinteraksi dengan orang lain, kita harus bisa menjaga sikap kita seperti etika berbicara, sopan santun, dan jika memiliki janji kita harus bisa menepati pada waktu yang tepat. 

3.3 next to do
kita harus bisa lebih baik lagi, lebih menghargai kesempatan yang telah orang berikan, jangan membuang kesempatan terbaik yang diberikan, dan jalankan dengan ketulusan hati.

3.4 informasi jumlah peserta
jumlah anggota kami ada 7, yaitu :
Ketua : Harys Kristanto - 1701321525
Anggota :
1. Indira Ayu Mutiara Sari – 1701321203
2. Irma Rosita - 1701328191
3. Nanda Fitria Chantika - 1701328153
4. Ovelia Liesye - 1701328456
5. Reggy Fachruroji - 1701326476
6. Zenia Kana Paramitha - 1701321443

Tidak ada komentar:

Posting Komentar